29 Tempat Wisata Banyuwangi Terbaru 2026 yang Hits, Estetik dan Worth It, Nggak Bikin Rugi!

Banyuwangi bukan tipe destinasi yang selesai dinikmati hanya dengan datang ke satu tempat lalu pulang. Kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini punya bentang wisata yang berubah drastis hanya dalam beberapa jam perjalanan. Dini hari bisa dihabiskan di udara dingin kawasan Ijen, pagi berpindah ke desa Osing dan perkebunan, siang masuk ke hutan trembesi raksasa, lalu menjelang sore sudah berdiri di tepi Samudra Hindia menunggu langit berubah warna. Keberagaman seperti inilah yang membuat perjalanan ke Banyuwangi terasa “mahal” dari sisi pengalaman, meskipun banyak destinasi sebenarnya masih bisa dinikmati dengan konsep perjalanan sederhana.

Memasuki 2026, daya tarik Banyuwangi juga tidak hanya bergantung pada nama besar Kawah Ijen dan Pulau Merah. Ada Bangsring Underwater dengan wisata konservasi bawah laut, Taman Gandrung Terakota yang menyatukan seni dan lanskap persawahan, Agrowisata Tamansuruh dengan nuansa pedesaan Osing, sampai Banyuwangi Park untuk keluarga yang ingin aktivitas lebih santai. Di selatan, pilihan perjalanannya bahkan semakin liar: Teluk Hijau, Sukamade, Plengkung, Alas Purwo dan Mangrove Bedul bisa memberikan pengalaman yang benar-benar berbeda dari wisata perkotaan biasa.

Daftar 29 tempat wisata Banyuwangi terbaru 2026 berikut dibuat untuk wisatawan yang ingin waktunya benar-benar terpakai dengan baik. Ada pilihan yang estetik untuk foto, tempat yang seru untuk anak, lokasi yang cocok untuk pasangan, sampai destinasi petualangan yang membutuhkan perjalanan lebih panjang tetapi sepadan dengan pengalaman yang didapat. Masing-masing dilengkapi daya tarik, rekomendasi jam terbaik datang dan alamat agar lebih mudah disusun menjadi itinerary. Jam yang dicantumkan merupakan waktu rekomendasi untuk mendapatkan suasana terbaik, bukan selalu jam operasional resmi.

1. Kawah Ijen

Kawah Ijen tetap menjadi pembuka paling kuat ketika membicarakan wisata Banyuwangi. Perjalanan mendaki dalam udara dingin kemudian menyaksikan kawah berwarna hijau kebiruan dari ketinggian memberikan pengalaman yang sulit digantikan tempat lain.

Selain panorama kawah, kawasan Ijen juga terkenal dengan fenomena api biru dan aktivitas penambang belerang. Namun perjalanan ke sini membutuhkan persiapan fisik, pakaian hangat, alas kaki yang tepat serta perhatian terhadap kondisi kawasan. Status pendakian dapat berubah karena cuaca, konservasi atau agenda pemeliharaan, sehingga sebaiknya selalu mengecek kondisi sebelum berangkat.

Daya tarik: Kawah toska, panorama gunung, sunrise, fenomena blue fire dan aktivitas penambangan belerang.

Jam terbaik datang: Mulai sekitar 01.00–07.00 WIB untuk pendakian dini hari hingga sunrise, sesuai aturan kunjungan yang berlaku.

Alamat: Taman Wisata Alam Kawah Ijen, kawasan Paltuding, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68454.

2. Taman Gandrung Terakota

Tidak semua tempat estetik harus mengandalkan dekorasi modern. Taman Gandrung Terakota justru mempunyai daya tarik dari ratusan patung penari Gandrung yang tersebar di persawahan bertingkat dengan Gunung Ijen sebagai latarnya.

Paduan seni, budaya dan lanskap menjadikan hampir setiap sudutnya mempunyai karakter. Tempat ini cocok bagi wisatawan yang ingin mengenal ikon budaya Banyuwangi sekaligus mendapatkan lokasi fotografi yang elegan.

Daya tarik: Patung penari Gandrung, persawahan terasering, seni budaya, amphitheater dan panorama Ijen.

Jam terbaik datang: 07.00–10.00 WIB atau 15.00–17.30 WIB.

Alamat: Dusun Krajan, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68454.

3. Agrowisata Tamansuruh

Agrowisata Tamansuruh atau AWT menawarkan suasana wisata yang terasa segar karena menggabungkan pertanian, arsitektur khas Osing dan panorama pegunungan.

Area hijaunya cukup luas sehingga cocok untuk perjalanan keluarga. Ketika cuaca cerah, lanskap pegunungan terlihat cantik dan membuat tempat ini layak dijadikan salah satu persinggahan setelah menjelajahi kawasan Ijen.

Daya tarik: Taman bunga, pertanian, arsitektur Osing, panorama pegunungan dan spot foto.

Jam terbaik datang: 08.00–11.00 WIB atau 14.30–16.00 WIB.

Alamat: Dusun Wonosari, Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68432.

4. Desa Wisata Osing Kemiren

Kalau ingin mengenal Banyuwangi lebih dari sekadar pantai dan gunung, datanglah ke Kemiren. Desa ini menjadi salah satu tempat terbaik untuk melihat kehidupan, rumah tradisional, kuliner dan kebudayaan masyarakat Osing.

Suasana paling menarik biasanya terasa ketika terdapat kegiatan budaya. Namun pada hari biasa pun perjalanan menyusuri desa, menikmati kopi dan mencicipi makanan lokal sudah memberikan pengalaman yang berbeda.

Daya tarik: Budaya Osing, rumah tradisional, kopi, kuliner lokal, kesenian dan suasana desa.

Jam terbaik datang: 08.00–11.00 WIB atau menyesuaikan agenda budaya.

Alamat: Jl. Kolam Renang Wisata Osing, Dusun Krajan, Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68432.

5. Air Terjun Jagir

Tidak jauh dari jalur menuju Ijen terdapat Air Terjun Jagir yang cocok untuk wisata singkat tanpa trekking ekstrem. Lingkungannya hijau dengan aliran air yang memberikan suasana segar setelah perjalanan.

Air terjun ini cocok dipadukan dengan Kemiren, Kalibendo atau Tamansuruh karena berada di kawasan yang relatif berdekatan. Pagi menjadi waktu paling nyaman agar pengunjung tidak terlalu terganggu panas maupun keramaian.

Daya tarik: Air terjun, aliran sungai, udara sejuk, trekking ringan dan suasana hijau.

Jam terbaik datang: 07.00–10.00 WIB.

Alamat: Jl. Perkebunan Kalibendo, Dusun Krajan, Desa Kampung Anyar, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68432.

6. Air Terjun Lider

Air Terjun Lider cocok bagi wisatawan yang menginginkan alam Banyuwangi dengan nuansa petualangan lebih kuat. Air terjunnya tinggi dan berada di lingkungan hutan yang masih terasa alami.

Perjalanan menuju lokasi membutuhkan usaha lebih dibandingkan Jagir. Namun justru perjalanan tersebut menjadi bagian dari pengalaman, terutama bagi pencinta trekking dan fotografi alam.

Daya tarik: Air terjun tinggi, tebing alami, hutan, trekking dan suasana pegunungan.

Jam terbaik datang: 07.00–10.30 WIB pada cuaca baik.

Alamat: Dusun Sragi, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68463.

7. Wisata Perkebunan Kalibendo

Kalibendo cocok untuk wisatawan yang menyukai perjalanan santai di tengah perkebunan. Lingkungan hijau dengan tanaman kopi dan perkebunan membuat suasananya jauh berbeda dari kawasan pantai Banyuwangi.

Tempat ini menarik dipadukan dengan Air Terjun Jagir karena berada di jalur yang sama. Udara pagi yang masih segar membuat berjalan santai di kawasan perkebunan terasa lebih menyenangkan.

Daya tarik: Perkebunan kopi, suasana hijau, sungai, panorama perdesaan dan wisata agro.

Jam terbaik datang: 07.30–11.00 WIB.

Alamat: Kawasan Perkebunan Kalibendo, Desa Kampung Anyar, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68432.

8. Sendang Seruni

Sendang Seruni bisa menjadi pilihan setelah aktivitas yang cukup melelahkan. Kolam alaminya mendapatkan aliran dari sumber mata air pegunungan sehingga air terasa segar dan tampak jernih.

Pepohonan serta perkebunan di sekeliling kawasan membuat tempat ini terasa teduh. Jika ingin berenang dengan suasana yang relatif tenang, datang tidak terlalu siang menjadi pilihan terbaik.

Daya tarik: Kolam mata air alami, air jernih, udara sejuk dan lingkungan perkebunan.

Jam terbaik datang: 08.00–11.00 WIB.

Alamat: Dusun Sumberwatu, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68454.

9. De Djawatan Benculuk

Deretan pohon trembesi besar dengan cabang yang menjalar menjadi alasan De Djawatan terlihat begitu dramatis di kamera. Ketika sinar matahari masuk di antara tajuk pohon, suasananya seperti latar film fantasi.

Tempat ini paling cocok untuk berjalan santai dan fotografi. Pagi hari biasanya memberikan udara yang lebih nyaman, sementara menjelang sore cahaya di antara pepohonan bisa terlihat semakin estetik.

Daya tarik: Pohon trembesi raksasa, hutan rindang, fotografi dan suasana seperti negeri fantasi.

Jam terbaik datang: 08.00–10.30 WIB atau 14.30–16.30 WIB.

Alamat: Purwosari, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68482.

10. Pantai Pulau Merah

Pulau Merah tetap menjadi salah satu pantai yang paling layak diperjuangkan ketika datang ke Banyuwangi. Bukit kecil di depan pantai menjadi ciri khas yang langsung membedakannya dari pantai lain.

Garis pantainya luas sehingga nyaman untuk berjalan, bermain pasir maupun duduk menunggu matahari tenggelam. Bagi pencinta surfing, ombak Pulau Merah juga menjadi bagian dari daya tariknya.

Daya tarik: Bukit Pulau Merah, sunset, surfing, pantai luas dan fotografi.

Jam terbaik datang: 14.30–17.30 WIB.

Alamat: Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68488.

11. Pantai Mustika

Tidak jauh dari Pulau Merah terdapat Pantai Mustika yang menawarkan suasana lebih santai. Pantainya mempunyai pasir luas dengan pemandangan laut selatan yang memanjakan mata.

Salah satu alasan menarik mampir ke sini adalah kesempatan menikmati kuliner hasil laut di sekitar kawasan. Karena itu, Pantai Mustika cocok dimasukkan dalam perjalanan sehari bersama Pulau Merah.

Daya tarik: Pantai, sunset, kuliner seafood, pasir luas dan suasana santai.

Jam terbaik datang: 14.00–17.30 WIB.

Alamat: Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68488.

12. Pantai Wedi Ireng

Bagi pemburu hidden gem, Wedi Ireng mempunyai panorama yang terasa lebih privat dibandingkan pantai-pantai utama. Bentang teluk, perbukitan hijau dan air laut menciptakan perpaduan yang sangat menarik.

Aksesnya membutuhkan perjalanan tambahan sehingga sebaiknya menyediakan waktu lebih panjang. Justru karena tidak semudah pantai kota, suasana yang didapat terasa lebih seperti petualangan.

Daya tarik: Teluk alami, perbukitan, pantai tersembunyi, snorkeling dan fotografi.

Jam terbaik datang: 08.00–14.00 WIB.

Alamat: Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68488.

13. Teluk Hijau atau Green Bay

Warna air yang terlihat hijau kebiruan ketika cuaca sedang baik membuat Teluk Hijau menjadi salah satu pantai tercantik di kawasan selatan Banyuwangi.

Untuk mencapainya dibutuhkan perjalanan darat dan trekking atau akses perahu, tergantung kondisi dan pilihan perjalanan. Setibanya di sana, pantai berpasir terang dengan hutan yang mengelilinginya membuat usaha menuju lokasi terasa terbayar.

Daya tarik: Air laut hijau kebiruan, pasir terang, hutan tropis dan suasana teluk terpencil.

Jam terbaik datang: 08.00–13.00 WIB.

Alamat: Dusun Krajan, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68488.

14. Pantai Sukamade

Sukamade bukan sekadar pantai untuk berfoto. Kawasan ini terkenal sebagai lokasi konservasi penyu dan memberikan pengalaman melihat sisi alam Banyuwangi yang jauh lebih liar.

Perjalanan menuju Sukamade cukup panjang dan kondisi akses membuatnya lebih ideal sebagai perjalanan khusus, bahkan menginap. Pengalaman mengamati aktivitas konservasi penyu membuat destinasi ini terasa benar-benar berbeda.

Daya tarik: Konservasi penyu, pelepasan tukik, pantai alami, hutan dan pengalaman ekowisata.

Jam terbaik datang: Sore hingga malam untuk rangkaian pengalaman konservasi, dengan perjalanan diatur sejak siang.

Alamat: Pantai Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68488, kawasan Taman Nasional Meru Betiri.

15. Taman Nasional Alas Purwo

Alas Purwo adalah pilihan bagi wisatawan yang ingin melihat Banyuwangi dalam versi paling liar dan alami. Kawasannya sangat luas dengan hutan, savana, pantai, situs budaya hingga habitat berbagai satwa.

Karena jarak antartitik di dalam taman nasional cukup jauh, sebaiknya tidak datang tanpa itinerary. Tentukan terlebih dahulu apakah ingin fokus ke Sadengan, Pancur, Plengkung atau beberapa titik sekaligus.

Daya tarik: Hutan tropis, savana, satwa liar, pantai, wisata budaya dan petualangan.

Jam terbaik datang: 07.00–15.00 WIB.

Alamat: Kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68484.

16. Pantai Plengkung atau G-Land

Bagi komunitas surfing internasional, G-Land bukan nama asing. Ombak panjang dan karakter pantainya membuat Plengkung dikenal sebagai salah satu lokasi surfing kelas dunia.

Namun wisatawan yang tidak berselancar tetap bisa menikmati sisi alaminya. Hutan yang bertemu dengan pantai memberikan suasana berbeda dibandingkan kawasan pantai yang sudah dipenuhi bangunan komersial.

Daya tarik: Ombak surfing, G-Land, pantai liar, hutan dan suasana internasional.

Jam terbaik datang: 08.00–15.00 WIB, menyesuaikan akses dan aktivitas surfing.

Alamat: Pantai Plengkung, kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68484.

17. Pantai Pancur

Pancur merupakan salah satu titik menarik di dalam Alas Purwo yang relatif nyaman dijadikan tempat singgah. Pantainya mempunyai lanskap terbuka dengan suasana yang masih natural.

Nama Pancur berkaitan dengan keberadaan aliran air tawar yang menuju kawasan pantai. Tempat ini cocok menjadi pemberhentian sebelum melanjutkan eksplorasi bagian lain Alas Purwo.

Daya tarik: Pantai alami, hutan, aliran air tawar, fotografi dan suasana tenang.

Jam terbaik datang: 08.00–14.00 WIB.

Alamat: Pantai Pancur, kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68484.

18. Savana Sadengan

Jika ingin melihat sisi Banyuwangi yang menyerupai perjalanan safari, Savana Sadengan layak dimasukkan ke itinerary. Area terbukanya menjadi habitat berbagai satwa liar.

Datang pagi memberikan peluang lebih menyenangkan untuk mengamati aktivitas satwa sekaligus mendapatkan cahaya lembut untuk fotografi. Tetap jaga jarak dan ikuti ketentuan kawasan konservasi.

Daya tarik: Savana, pengamatan satwa, banteng Jawa, rusa, burung dan fotografi alam.

Jam terbaik datang: 06.30–09.00 WIB atau menjelang sore sesuai akses kawasan.

Alamat: Savana Sadengan, kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68484.

19. Mangrove Bedul Ecotourism

Bedul memberikan pengalaman yang berbeda dari pantai biasa karena perjalanan berpusat pada ekosistem mangrove dan kawasan Segara Anakan.

Aktivitas naik perahu menyusuri perairan menjadi salah satu pengalaman paling menyenangkan. Lingkungan mangrove yang luas membuat tempat ini cocok untuk ekowisata, fotografi maupun mengenalkan anak pada ekosistem pesisir.

Daya tarik: Hutan mangrove, Segara Anakan, perjalanan perahu, pengamatan satwa dan ekowisata.

Jam terbaik datang: 07.30–11.00 WIB.

Alamat: Dusun Bloksolo RT 01/RW 02, Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68483.

20. Bangsring Underwater

Bangsring Underwater membuktikan bahwa wisata bahari tidak harus sekadar berenang di pantai. Kawasan ini berkembang dengan konsep konservasi laut yang membuat pengunjung bisa bersenang-senang sekaligus mengenal ekosistem bawah air.

Snorkeling menjadi kegiatan favorit, ditambah perjalanan menuju rumah apung dan aktivitas bahari lainnya. Jika laut sedang tenang, kejernihan air membuat pengalaman snorkeling terasa lebih maksimal.

Daya tarik: Snorkeling, terumbu karang, rumah apung, konservasi ikan, diving dan wisata bahari.

Jam terbaik datang: 07.00–11.00 WIB.

Alamat: Jl. Bangsring Under Water, Kemanduran, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68453.

21. Grand Watu Dodol

Grand Watu Dodol cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati laut tanpa perjalanan terlalu jauh dari jalur utama Banyuwangi–Situbondo. Dari kawasan ini, Selat Bali terlihat luas dengan latar pegunungan Bali di kejauhan ketika cuaca cerah.

Tempatnya cukup ramah keluarga dan dapat dijadikan titik keberangkatan aktivitas bahari tertentu. Sunrise menjadi salah satu alasan datang lebih pagi.

Daya tarik: Selat Bali, sunrise, dermaga, wisata keluarga, snorkeling dan panorama laut.

Jam terbaik datang: 05.00–09.00 WIB.

Alamat: Jl. Raya Situbondo, Parasputih, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68453.

22. Pulau Tabuhan

Pulau kecil di Selat Bali ini cocok untuk wisatawan yang ingin mendapatkan suasana pulau tropis tanpa pergi terlalu jauh dari Banyuwangi.

Air laut yang relatif jernih membuat snorkeling menjadi aktivitas favorit. Perjalanan menggunakan perahu dari pesisir utara Banyuwangi juga menjadi bagian seru dari pengalaman.

Daya tarik: Pulau kecil, snorkeling, pasir pantai, panorama laut dan perjalanan perahu.

Jam terbaik datang: Berangkat sekitar 07.00–09.00 WIB dan kembali sebelum sore.

Alamat: Pulau Tabuhan, wilayah Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Akses perahu antara lain melalui kawasan Bangsring atau Grand Watu Dodol.

23. Pantai Boom Marina

Untuk menikmati pantai tanpa meninggalkan pusat kota terlalu jauh, Boom Marina menjadi salah satu pilihan paling praktis. Kawasannya mempunyai wajah yang lebih modern dibandingkan banyak pantai alami Banyuwangi.

Jembatan, marina dan area terbuka memberikan berbagai sudut untuk fotografi. Menjelang sore suasananya semakin nyaman untuk jalan santai bersama keluarga atau pasangan.

Daya tarik: Marina, jembatan ikonik, pantai kota, sunset, kuliner sekitar dan fotografi.

Jam terbaik datang: 15.30–19.00 WIB.

Alamat: Kelurahan Kampung Mandar, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68411.

24. Pantai Cacalan

Pantai Cacalan menawarkan suasana pesisir yang relatif santai dengan panorama Selat Bali. Tempat ini cocok untuk keluarga yang tidak ingin melakukan perjalanan panjang ke Banyuwangi bagian selatan.

Pengunjung bisa menikmati pantai, bersantai atau mengambil foto ketika matahari masih rendah. Pagi hari menjadi pilihan menarik karena kawasan timur Banyuwangi mempunyai atmosfer sunrise yang kuat.

Daya tarik: Sunrise, pantai keluarga, panorama Selat Bali, area santai dan fotografi.

Jam terbaik datang: 05.30–09.00 WIB.

Alamat: Lingkungan Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68421.

25. Pulau Santen

Pulau Santen merupakan pilihan yang sangat dekat dari pusat Banyuwangi tetapi tetap menawarkan nuansa pantai. Area pesisir dan pepohonan membuatnya cocok untuk bersantai tanpa membutuhkan itinerary rumit.

Tempat seperti ini menyenangkan dikunjungi ketika hanya mempunyai waktu beberapa jam sebelum jadwal kereta, penerbangan atau perjalanan berikutnya.

Daya tarik: Pantai kota, suasana rindang, pemandangan laut dan tempat bersantai.

Jam terbaik datang: 06.00–09.00 WIB atau 15.30–17.30 WIB.

Alamat: Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68411.

26. Banyuwangi Park

Jika perjalanan bersama anak-anak membutuhkan satu hari dengan aktivitas yang lebih ringan, Banyuwangi Park menjadi pilihan menarik. Konsep taman rekreasi memadukan wahana permainan dengan unsur edukasi mengenai Banyuwangi.

Tempat ini cocok ketika keluarga ingin memberi jeda dari trekking, pantai atau perjalanan darat yang panjang. Karena banyak aktivitas berada dalam satu kawasan, waktu liburan juga lebih efisien.

Daya tarik: Wahana keluarga, permainan anak, waterpark, edukasi budaya dan rekreasi.

Jam terbaik datang: 09.00–14.00 WIB.

Alamat: Jl. Raya Jember No.7, Dusun Krajan, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68461.

27. Taman Sritanjung

Taman Sritanjung cocok untuk menikmati Banyuwangi dari sisi kehidupan kotanya. Lokasinya strategis di pusat kota dan dekat dengan berbagai bangunan penting.

Menjelang malam, kawasan semakin terasa hidup. Tempat ini bisa dijadikan persinggahan setelah seharian menjelajahi wisata alam sekaligus mencari kuliner di sekitar pusat Banyuwangi.

Daya tarik: Taman kota, wisata malam, ruang publik, kuliner sekitar dan suasana pusat kota.

Jam terbaik datang: 16.00–20.00 WIB.

Alamat: Jl. Sritanjung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68411.

28. Taman Blambangan

Tidak jauh dari Taman Sritanjung terdapat Taman Blambangan, ruang terbuka luas yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat Banyuwangi.

Area lapangnya cocok untuk berjalan santai atau menikmati kegiatan yang sedang berlangsung. Pada momen tertentu, kawasan ini juga menjadi bagian dari berbagai acara besar daerah.

Daya tarik: Ruang publik, aktivitas masyarakat, event, olahraga dan wisata kota.

Jam terbaik datang: 06.00–08.00 WIB atau 16.00–20.00 WIB.

Alamat: Jl. Diponegoro No.2, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68411.

29. Taman Nasional Baluran – Wisata Dekat Banyuwangi

Baluran secara administratif berada di Kabupaten Situbondo, tetapi lokasinya sangat dekat dari Banyuwangi bagian utara sehingga sangat worth it dimasukkan dalam itinerary. Bagi wisatawan yang masuk atau keluar Banyuwangi melalui jalur pantura, destinasi ini bahkan mudah digabungkan dalam perjalanan.

Savana Bekol dengan Gunung Baluran sebagai latar menjadi pemandangan paling ikonik. Perjalanan dapat diteruskan menuju Pantai Bama untuk melihat sisi pesisir taman nasional. Jika beruntung, rusa, monyet, merak dan satwa lain dapat terlihat sepanjang perjalanan tanpa perlu menjadikannya seperti kebun binatang buatan.

Daya tarik: Savana Bekol, satwa liar, Gunung Baluran, Pantai Bama, hutan dan fotografi safari.

Jam terbaik datang: 07.30–11.00 WIB atau 14.00–16.00 WIB.

Alamat: Taman Nasional Baluran, Jl. Raya Banyuwangi–Situbondo KM 35, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur 68374.

Penutup

Banyuwangi memang membutuhkan lebih dari satu hari jika ingin dinikmati dengan benar. Jarak antara Ijen, kawasan kota, pesisir utara dan pantai-pantai selatan cukup panjang, tetapi justru di situlah keseruannya. Setiap arah menawarkan karakter perjalanan berbeda: Licin dan Glagah untuk udara sejuk serta budaya, Pesanggaran untuk pantai-pantai eksotis, Tegaldlimo untuk petualangan Alas Purwo, sementara Wongsorejo cocok untuk aktivitas laut dan perjalanan menuju pulau kecil.

Kalau waktu terbatas, jangan mengejar seluruh 29 tempat sekaligus. Untuk perjalanan pertama, kombinasi Kawah Ijen, Taman Gandrung Terakota, Kemiren, De Djawatan dan Pulau Merah sudah memberikan gambaran kuat mengenai Banyuwangi. Jika punya waktu lebih panjang, barulah lanjutkan ke Bangsring, Tabuhan, Teluk Hijau, Sukamade atau Alas Purwo. Destinasi terakhir membutuhkan waktu perjalanan lebih banyak, tetapi pengalaman yang diberikan juga jauh lebih dalam.

Pada akhirnya, alasan Banyuwangi terasa worth it bukan karena semua wisatanya harus mahal atau viral. Daerah ini mempunyai sesuatu yang jauh lebih penting: variasi pengalaman. Ada gunung, laut, hutan, savana, budaya, perkebunan, kehidupan bawah laut sampai konservasi satwa dalam satu kabupaten. Dengan memilih rute yang tepat dan tidak memaksakan terlalu banyak tempat dalam sehari, wisata Banyuwangi 2026 bisa menjadi perjalanan yang benar-benar memuaskan, estetik, penuh cerita dan pastinya tidak terasa rugi sudah datang jauh-jauh ke ujung timur Pulau Jawa.

Keyword Terkait

wisata Jawa Timur, wisata Kabupaten Banyuwangi, wisata Banyuwangi 2026, wisata Banyuwangi terbaru 2026, tempat wisata Banyuwangi terbaru, wisata Banyuwangi hits, wisata Banyuwangi estetik, wisata Banyuwangi worth it, tempat wisata di Banyuwangi, destinasi wisata Banyuwangi, wisata alam Banyuwangi, wisata keluarga Banyuwangi, wisata anak Banyuwangi, wisata pantai Banyuwangi, wisata pegunungan Banyuwangi, wisata budaya Banyuwangi, wisata bahari Banyuwangi, tempat healing Banyuwangi, wisata murah Banyuwangi, wisata Banyuwangi dan sekitarnya, wisata dekat Bali, wisata dekat Situbondo, wisata dekat Jember, Kawah Ijen 2026, blue fire Kawah Ijen, Taman Gandrung Terakota, Agrowisata Tamansuruh, Desa Wisata Osing Kemiren, Air Terjun Jagir, Air Terjun Lider, Wisata Kalibendo, Sendang Seruni, De Djawatan Banyuwangi, Pantai Pulau Merah, Pantai Mustika Banyuwangi, Pantai Wedi Ireng, Teluk Hijau Banyuwangi, Green Bay Banyuwangi, Pantai Sukamade, Taman Nasional Alas Purwo, Pantai Plengkung, G-Land Banyuwangi, Pantai Pancur, Savana Sadengan, Mangrove Bedul, Bangsring Underwater, Grand Watu Dodol, Pulau Tabuhan, Pantai Boom Marina, Pantai Cacalan, Pulau Santen, Banyuwangi Park, Taman Sritanjung, Taman Blambangan, Taman Nasional Baluran, rekomendasi wisata Banyuwangi 2026, wisata Banyuwangi untuk keluarga, wisata estetik Jawa Timur, wisata Banyuwangi yang tidak bikin rugi, tempat liburan terbaik Banyuwangi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *